Tuesday, February 21, 2017

Alquran Hasil Jiplakan Part. 20

Jiplak 20. Sorga Islam

Surga Islam Dipenuhi 72 Bidadari untuk Per 1 orang laki laki Islam, 
Yang Wanitanya Dapat pasangan Apa ???


 
 
 
 
 
 
 
 
 
Alquran mencatat bahwa surga dipenuhi bidadari2 perawan (Houris), dan makanan minuman yang maha nikmat;
Surah 56:22-23 :
22: Dan (mereka dilayani) bidadari-bidadari yang bermata hitam jeli, Seperti mutiara yang tersimpan dengan sebaik
baiknya.
23: “Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang terlebih  dulu (masuk Surga). Mereka itulah orang yang didekatkan (kepada Allah Swt). Berada dalam Surga kenikmatan. Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian. Mereka berada di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda lelaki yang tetap muda dengan membawa gelas, cerek, dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir, mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.” (QS 56:10-21)

Sumber keterangan tentang hal ini sebenarnya berasal dari kitab suci agama Zoroastria. Kitab Taurat tidak menyebutkan hal2 seperti itu sepatah kata pun.

Mari sekarang kita lihat dan bandingkan Quran dan Hadis menyebut di dalam Surga terdapat “Houris (bidadari) bermata hitam jeli,” dan “Houris (bidadari) bermata besar hitam, bagaikan mutiara yang tersimpan dalam kerang.” Dalam agama dan keyakinan Zoroastria pun dikatakan terdapat Peri (Pairikan = bahasa Persia)) yaitu bidadari indah berwarna cemerlang, untuk memikat hati pria. Kata "Houry" diambil dari sumber Persia yakni Avesta atau Pehlavi. Demikian juga kata Jinn (jin) dan Bihisht (Surga) yang dalam Avestic diterangkan sebagai tempat yang indah.

Dalam agama Hindu pun terdapat keterangan yang serupa yang menerangkan surga dipenuhi oleh anak2 muda lelaki dan wanita yang mirip dengan Houris dan Ghilmân dalam Quran.

Alquran sering menyebut tentang tujuh surga (QS 2:29; 41:12, 65:12), dan hal serupa juga ditemukan di Chegiga 9:2.

Di Sura 7:46 tertulis pembatas surga dan neraka bernama A’raaf
Dan di antara keduanya (penghuni surga dan neraka) ada batas; dan di atas A'raaf itu ada orang-orang yang mengenal masing-masing dari dua golongan itu dengan tanda-tanda mereka. Dan mereka menyeru penduduk surga: "Salaamun 'alaikum". Mereka belum lagi memasukinya, sedang mereka ingin segera (memasukinya).

Bandingkan ini dengan Midrash Yahudi di Eklesia 7:14
“Berapa besarnya ruangan antara surga dan neraka? Rabbi Jokhanan berkata terdapat sebuah tembok, Rabbi Akha berkata terdapat sebuah sekat; guru2 mereka menyatakan bahwa keduanya terletak sangat berdekatan sehingga orang2 dapat saling melihat dari tempat mereka berada.”

Hal serupa juga dinyatakan di agama Zoroastria: “Jaraknya seperti antara gelap dan terang.”

Perihal sulitnya masuk ke Surga, para Rabbi Yudaisme menggambarkannya bagaikan sulitnya gajah masuk ke lubang jarum.

Di Matius 19:24 Yesus mengatakan;
Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah."

Bandingkan dengan QS 7:40 versi Muhammad;
Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan.

SO !! bagaimana ?????
 

Alquran Hasil Jiplakan Part 18 - 19

Jiplak 18. Penciptaan Dunia

Taurat (Kel 20:11)
Sebab enam hari lamanya Yahweh menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya Yahweh memberkati hari sabat dan menguduskannya.

Quran (QS 50:38) atau lihat juga QS 41:9-12
Dan sesungguhnya telah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, dan Kami sedikit pun tidak ditimpa keletihan.

Jiplak 19. Penciptaan Adam

Manusia diciptakan dari tanah (QS 6:2, Kej 2:7)
QS 2:30-33 bercerita saat para malaikat bertanya pada Allah mengapa ia ingin menciptakan manusia, Allah menjawab bahwa tujuan manusia diciptakan adalah untuk menamai benda2 didunia, hal yang tidak bisa dilakukan oleh malaikat. Kemudian Allah menyuruh.para malaikat untuk sujud kepada manusia (Adam), semua malaikat sujud kecuali setan. Hal ini yang menyebabkan Iblis diusir dari Surga. Kisah serupa dapat dilihat di Kej 1:26-29, Parashah 8, Parashah 19; dan Sanhedrin 38.
 


Bagaimana Alquran bisa menepis bahwa isinya adalah hasil jiplakan, sementara Allah swt yang disebut sebut sebagai sosok pewahyu tak pernah eksis keberadaannya
 =====================================================================




Alquran Hasil Jiplakan Part 17

Jiplak 17. Pengucapan Demi Nama Tuhan


Pada kalimat kedua dalam setiap buku Dasatir I Amani ini tercantum kalimat:
Dalam nama Tuhan, Sang Pemberi anugerah, Yang Maha Pemurah

Kalimat ini sangat mirip dengan kalimat awal di Surah2 Qur’an (kecuali Surah 9):
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Kalimat pertama di dalam buku  Zoroastria lainnya yang berjudul Dînkart,  juga mencantumkan hal yang serupa tentang hal itu, yaitu:  "Dalam nama Ormazd Sang Pencipta"

Jadi kebiasaan mencantumkan awal kalimat “demi nama Tuhan” atau “dalam nama Tuhan” lazim dalam kitab2 agama Zoroastria. Dimana Muhammad mencatut  gagasan pengucapan "Demi Nama Tuhan" ini dan dimasukkan Muhammad ke dalam Quran.


Sunday, February 19, 2017

Alquran Hasil Jiplakan Part 16

Jiplak 16. Nubuat Kedatangan Nabi

                                                     Nabi Zoroaster Idola Muhamamd

Ramalan tentang nabi yang akan datang

Dalam ajaran Islam dipercaya dan diyakini bahwa setiap Nabi sebelum mati memberi nubuat tentang nabi yang akan datang setelah dirinya.
Misalnya Ibrahim menubuatkan kedatangan Musa
Musa menubuatkan kedatangan Daud, dan seterusnya.

Informasi seperti ini tidak tercantum dalam Taurat.
Sebaliknya seluruh nabi2 Perjanjian Lama dari awal sampai akhir menubuatkan kedatangan sang Mesiah (Juru Selamat).

Karena tidak ada dalam kitab Yahudi dan Kristen, dari mana Muhammad mendapatkan anggapan setiap nabi menubuatkan nabi yang akan datang?

Jawabannya dapat dilihat dalam buku Zoroastria yang bernama Dasatir I Amani yang ditulis di jaman Khxur Parwez dan diterjemahkan dalam bahasa Dari.

Buku Dasatir I Amani terdiri dari 15 kitab yang katanya diturunkan kepada 15 Nabi, dan nabi yang terakhir datang adalah Nabi Zoroaster sendiri. Seteiap buku menyebut nama nabi berikut yang akan datang kemudian. Buku2 ini tidak diragukan lagi hanyalah buku dongeng kuno belaka, tapi ternyata kemudian Muhammad mengambil gagasan nubuat tentang nabi masa depan.
Propellerads