Showing posts with label Islam Menjiplak. Show all posts
Showing posts with label Islam Menjiplak. Show all posts

Tuesday, February 21, 2017

Alquran Hasil Jiplakan Part. 20

Jiplak 20. Sorga Islam

Surga Islam Dipenuhi 72 Bidadari untuk Per 1 orang laki laki Islam, 
Yang Wanitanya Dapat pasangan Apa ???


 
 
 
 
 
 
 
 
 
Alquran mencatat bahwa surga dipenuhi bidadari2 perawan (Houris), dan makanan minuman yang maha nikmat;
Surah 56:22-23 :
22: Dan (mereka dilayani) bidadari-bidadari yang bermata hitam jeli, Seperti mutiara yang tersimpan dengan sebaik
baiknya.
23: “Dan orang-orang yang paling dahulu beriman, merekalah yang terlebih  dulu (masuk Surga). Mereka itulah orang yang didekatkan (kepada Allah Swt). Berada dalam Surga kenikmatan. Segolongan besar dari orang-orang yang terdahulu dan segolongan kecil dari orang-orang yang kemudian. Mereka berada di atas dipan yang bertahtakan emas dan permata seraya bertelekan di atasnya berhadap-hadapan. Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda lelaki yang tetap muda dengan membawa gelas, cerek, dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari air yang mengalir, mereka tidak pening karenanya dan tidak pula mabuk dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.” (QS 56:10-21)

Sumber keterangan tentang hal ini sebenarnya berasal dari kitab suci agama Zoroastria. Kitab Taurat tidak menyebutkan hal2 seperti itu sepatah kata pun.

Mari sekarang kita lihat dan bandingkan Quran dan Hadis menyebut di dalam Surga terdapat “Houris (bidadari) bermata hitam jeli,” dan “Houris (bidadari) bermata besar hitam, bagaikan mutiara yang tersimpan dalam kerang.” Dalam agama dan keyakinan Zoroastria pun dikatakan terdapat Peri (Pairikan = bahasa Persia)) yaitu bidadari indah berwarna cemerlang, untuk memikat hati pria. Kata "Houry" diambil dari sumber Persia yakni Avesta atau Pehlavi. Demikian juga kata Jinn (jin) dan Bihisht (Surga) yang dalam Avestic diterangkan sebagai tempat yang indah.

Dalam agama Hindu pun terdapat keterangan yang serupa yang menerangkan surga dipenuhi oleh anak2 muda lelaki dan wanita yang mirip dengan Houris dan Ghilmân dalam Quran.

Alquran sering menyebut tentang tujuh surga (QS 2:29; 41:12, 65:12), dan hal serupa juga ditemukan di Chegiga 9:2.

Di Sura 7:46 tertulis pembatas surga dan neraka bernama A’raaf
Dan di antara keduanya (penghuni surga dan neraka) ada batas; dan di atas A'raaf itu ada orang-orang yang mengenal masing-masing dari dua golongan itu dengan tanda-tanda mereka. Dan mereka menyeru penduduk surga: "Salaamun 'alaikum". Mereka belum lagi memasukinya, sedang mereka ingin segera (memasukinya).

Bandingkan ini dengan Midrash Yahudi di Eklesia 7:14
“Berapa besarnya ruangan antara surga dan neraka? Rabbi Jokhanan berkata terdapat sebuah tembok, Rabbi Akha berkata terdapat sebuah sekat; guru2 mereka menyatakan bahwa keduanya terletak sangat berdekatan sehingga orang2 dapat saling melihat dari tempat mereka berada.”

Hal serupa juga dinyatakan di agama Zoroastria: “Jaraknya seperti antara gelap dan terang.”

Perihal sulitnya masuk ke Surga, para Rabbi Yudaisme menggambarkannya bagaikan sulitnya gajah masuk ke lubang jarum.

Di Matius 19:24 Yesus mengatakan;
Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah."

Bandingkan dengan QS 7:40 versi Muhammad;
Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan.

SO !! bagaimana ?????
 

Alquran Hasil Jiplakan Part 18 - 19

Jiplak 18. Penciptaan Dunia

Taurat (Kel 20:11)
Sebab enam hari lamanya Yahweh menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya Yahweh memberkati hari sabat dan menguduskannya.

Quran (QS 50:38) atau lihat juga QS 41:9-12
Dan sesungguhnya telah Kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, dan Kami sedikit pun tidak ditimpa keletihan.

Jiplak 19. Penciptaan Adam

Manusia diciptakan dari tanah (QS 6:2, Kej 2:7)
QS 2:30-33 bercerita saat para malaikat bertanya pada Allah mengapa ia ingin menciptakan manusia, Allah menjawab bahwa tujuan manusia diciptakan adalah untuk menamai benda2 didunia, hal yang tidak bisa dilakukan oleh malaikat. Kemudian Allah menyuruh.para malaikat untuk sujud kepada manusia (Adam), semua malaikat sujud kecuali setan. Hal ini yang menyebabkan Iblis diusir dari Surga. Kisah serupa dapat dilihat di Kej 1:26-29, Parashah 8, Parashah 19; dan Sanhedrin 38.
 


Bagaimana Alquran bisa menepis bahwa isinya adalah hasil jiplakan, sementara Allah swt yang disebut sebut sebagai sosok pewahyu tak pernah eksis keberadaannya
 =====================================================================




Alquran Hasil Jiplakan Part 17

Jiplak 17. Pengucapan Demi Nama Tuhan


Pada kalimat kedua dalam setiap buku Dasatir I Amani ini tercantum kalimat:
Dalam nama Tuhan, Sang Pemberi anugerah, Yang Maha Pemurah

Kalimat ini sangat mirip dengan kalimat awal di Surah2 Qur’an (kecuali Surah 9):
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Kalimat pertama di dalam buku  Zoroastria lainnya yang berjudul Dînkart,  juga mencantumkan hal yang serupa tentang hal itu, yaitu:  "Dalam nama Ormazd Sang Pencipta"

Jadi kebiasaan mencantumkan awal kalimat “demi nama Tuhan” atau “dalam nama Tuhan” lazim dalam kitab2 agama Zoroastria. Dimana Muhammad mencatut  gagasan pengucapan "Demi Nama Tuhan" ini dan dimasukkan Muhammad ke dalam Quran.


Sunday, February 19, 2017

Alquran Hasil Jiplakan Part 16

Jiplak 16. Nubuat Kedatangan Nabi

                                                     Nabi Zoroaster Idola Muhamamd

Ramalan tentang nabi yang akan datang

Dalam ajaran Islam dipercaya dan diyakini bahwa setiap Nabi sebelum mati memberi nubuat tentang nabi yang akan datang setelah dirinya.
Misalnya Ibrahim menubuatkan kedatangan Musa
Musa menubuatkan kedatangan Daud, dan seterusnya.

Informasi seperti ini tidak tercantum dalam Taurat.
Sebaliknya seluruh nabi2 Perjanjian Lama dari awal sampai akhir menubuatkan kedatangan sang Mesiah (Juru Selamat).

Karena tidak ada dalam kitab Yahudi dan Kristen, dari mana Muhammad mendapatkan anggapan setiap nabi menubuatkan nabi yang akan datang?

Jawabannya dapat dilihat dalam buku Zoroastria yang bernama Dasatir I Amani yang ditulis di jaman Khxur Parwez dan diterjemahkan dalam bahasa Dari.

Buku Dasatir I Amani terdiri dari 15 kitab yang katanya diturunkan kepada 15 Nabi, dan nabi yang terakhir datang adalah Nabi Zoroaster sendiri. Seteiap buku menyebut nama nabi berikut yang akan datang kemudian. Buku2 ini tidak diragukan lagi hanyalah buku dongeng kuno belaka, tapi ternyata kemudian Muhammad mengambil gagasan nubuat tentang nabi masa depan.

Saturday, February 18, 2017

Alquran Hasil Jiplakan Part 15

Jiplak 15. Kisah Isra Miraj

 Muhammad tak pernah menolak ide2 cerita yang berasal dari agama Zoroastria dari Persia. Kitab suci Zoroastria bernama Hadhoxt Nask. Masyarakat Arab banyak berhubungan dengan masyarakat Persia untuk keperluan perdagangan. Banyak kata Persia yang terserap ke dalam perbendaharaan kata Arab. Salah satu contoh pengaruh Persia dalam Islam yang paling jelas tampak pada kisah Isra Miraj yang ditulis di Hadis Sahih Bukhari 93:608. Hadisnya panjang sekali, silakan baca sendiri. 

Ini versi pendeknya yang ditulis oleh Tisdal, W., “Original Sources of Islam”, hal. 78. Muhammad berkata:

Jibril menaikkanku ke atas Buraq yang kemudian membawaku naik ke surga lapisan terbawah. Jibril meminta gerbang pintu dibuka. “Siapakah itu?” tanya sebuah suara. “Ini adalah Jibril.” “Siapakah yang datang bersamamu?” “Ini adalah Muhammad.” “Apakah dia dipanggil?” “O iya!” jawab Jibril. “Kalau begitu persilakan dia masuk; sungguh bagus dia telah datang ke sini.” Dan dengan begitu pintu gerbang dibuka. Silakan masuk, kata Jibril, Ini adalah ayahmu Adam, beri salam padanya. Maka aku memberi salam padanya, dan dia pun membalas salamku sambil berkata “Selamat datang wahai Nabi yang hebat.” Lalu Jibril membawaku ke surga tingkat dua, dan lihat ada Isa. Di surga tingkat tiga terdapat Yusuf; di surga tingkat empat terdapat Idris (Enokh); di surga tingkat lima terdapat Harun; dan di surga tingkat enam terdapat Musa. Setelah Musa membalas salam dariku, dia menangis dan menerangkan sebabnya mengapa dia menangis: “Aku menangis karena lebih banyak pengikutmu yang masuk surga dibandingkan pengikutku.” Lalu kami menuju ke surga ke tingkat tujuh. “Ini adalah ayahmu Abraham,” kata Jibril, dan pertukaran salam pun terjadi seperti sebelumnya. Akhirnya kami sampai ke bagian akhir di mana terdapat buah2an yang indah dan dedaunan seperti kuping gajah. “Ini,” kata Jibril, “adalah surga yang terakhir; dan lihat! Ada empat sungai, dua di dalam, dan dua di luar.” “Apakah ini, wahai Jibril” tanyaku. Yang di dalam, katanya adalah sungai2 surgawi, dan yang di luar adalah sungai Nil dan Eufrata.

Kisah Isra Miraj ini dapat dibandingkan dengan kitab Pahlavi yang berjudul Arta (atau juga disebut Artay) Viraf yang ditulis ratusan tahun sebelum Muhammad menciptakan Islam (Tisdal, hal. 80). Pendeta2 Zoroastria merasa iman mereka berkurang sehingga mereka mengirim Arta Viraf ke surga untuk mengetahui apa yang sedang terjadi di sana. Arta mengunjungi setiap lapisan surga dan akhirnya kembali ke bumi untuk memberitahu pengikutnya apa yang telah dia lihat:

Tempat pertama yang kami kunjungi adalah surga lapisan terbawah;… dan di sana kami melihat Malaikat yang diberi Sang Maha Suci cahaya yang menyala, indah, dan agung. Dan aku bertanya kepada Sorash yang suci dan Azar sang malaikat: “Tempat apakah ini, dan siapakah mereka itu? “[Arta juga kemudian naik ke surga lapisan ke dua dan ke tiga.] “Bangkit dari singgasananya yang berlapiskan emas, Bahman sang Malaikat Penghulu membimbingku, sampai dirinya dan aku bertempu Ormazd bersama kawanan malaikat dan pemimpin2 surgawi, semua bercahaya sangat kemilau dan aku belum pernah melihat hal ini sebelumnya. Pemimpinku berkata: Ini adalah Ormazd. Aku memberi salam kepadanya, dan dia berkata dia gembira menyambutku dari dunia fana ke tempat yang terang dan sempurna…. Akhirnya, kata Arta, pengantarku dan sang Malaikat yang bercahaya selesai menunjukkan surga padaku dan mereka lalu membawaku untuk melihat neraka; dan dari tempat yang gelap dan mengerikan itu, mereka membawaku ke atas ke tempat indah di mana terdapat Ormazd dan kawanan malaikatnya. Aku ingin memberi salam padanya, tapi Ormazd dengan anggunnya berkata: Arta Viraf, kembalilah ke dunia fana, kau telah melihat dan mengenal Ormazd, karena akulah dia; aku mengenal siapapun yang jujur dan bajik.

Kisah Isra Miraj Muhammad ini juga hampir mirip dengan kisah perjalanan ke surga nabi Idris (Henokh). Silahkan lihat disini;

http://www.thenazareneway.com/book_of_the_secrets_of_enoch.htm
http://www.newadvent.org/cathen/01602a.htm

Menurut Taurat yaitu Kejadian 5:24, Henokh (Idris) diangkat kelangit. Berdasarkan ayat itu dibuat Kitab berjudul Henokh 1 dan 2, jauh sebelum masa Yesus. Kitab ini penuh dengan kejadian spektakuler, dan fantasi2 mengenai surga dan neraka. Kitab Henoch ditulis antara 150-80 Sebelum Masehi, yang naskahnya juga ditemukan di kumpulan naskah Qumran. Kitab ini adalah kitab Apocrypha Yahudi atau Pseudogrypha atau Kitab yang tidak diakui oleh orang Yahudi (juga Kristen). Sebagai bacaan, kisah tingkatan2 surga dan neraka ini dan cukup digemari oleh orang2 Kristen abad-abad pertama sampai ke empat. Perbedaannya dengan kisah Isra Miraj Muhammad, Surga Henokh terdiri dari sepuluh tingkat. dan tidak bertemu dengan nabi.
Dalam Hadis Isra Miraj Hadis Sahih Bukhari 93: 608, Muhammad melakukan tawar menawar sholat dengan Allah. Hal ini mirip dengan proses tawar menawar Ibrahim dengan Yahweh mengenai Sodom dan Gomora di Kejadian 18:22-33.

Alquran Hasil Jiplakan Part 14

Jiplak 14. Allah itu Esa

Tauhid (Keesaan Tuhan)


 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Monotheisme absolut adalah hal baru bagi kaum berhala di Mekah, meskipun demikian sebenarnya kaum Quraish Mekah sudah mengenal Keesaan Tuhan ini dengan konsep yang berbeda dengan konsep Yahudi. Ibn Hisham berdasarkan tulisan dari Ibn Ishaq menyatakan bahwa kaum Quraish di jaman pra-Islam, biasa mengadakan ibadah agama yang dinamakan Ihlal dan mereka pun mengucapkan kalimat yang menyatakan keesaan Tuhan yang berbunyi: “Labbaika, Allahumma: Kami datang ke hadiratMu, wahai Tuhan; kami datang ke hadiratMu. Kau tidak berpasangan, kecuali pasangan yang ada padaMu; Kau memilikinya dan apapun yang dia miliki.”

Kalimat ini mirip dengan kalimat pertama Shahadat (tiada Tuhan selain Allah) dan kalimat ini sudah sering diucapkan bangsa Arab ratusan tahun sebelum Muhammad lahir. Meskipun Quraish beragama pagan dan menyembah banyak dewa, tapi mereka percaya akan ketunggalan Tuhan utama mereka yakni Allah Ta-ala sang dewa Bulan.

Muhammad begitu terkesan dengan konsep Keesaan Tuhan yang tak kenal kompromi seperti penjelasan Waraqah, dan Zaid bin Amr. Konsep monotheisme absolut ini jelas terlihat dikitab2 Taurat sbb;

Berfirmanlah Allah kepada Musa: Beginilah kau katakan kepada orang Israel: Yahweh, Allah nenek moyangmu, Allah Ibrahim, Allah Ishak, dan Allahnya Yakub, telah mengutus aku kepadamu: itulah nama-Ku untuk selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun-temurun. (Kel 3:15)

Akulah Yahweh Allahmu, jangan ada illah lain dihadapan-Ku (Kel 20:2,3)

Dengarkanlah hai bani Israel: Yahweh itu Allah kita, Yahweh itu Esa. (Ul 6:4)

Bandingkan dengan Quran;

Katakanlah: "Kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim, Ismail, Ishak, Yakub, dan anak-anaknya, dan apa yang diberikan kepada Musa, 'Isa dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorang pun di antara mereka dan hanya kepada-Nya-lah kami menyerahkan diri." (QS 3:84)
Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (QS 2:163)

Alquran Hasil Jiplakan Part 9 s/d Part 13

Jiplak 9. Aturan Wudhu

Aturan wudhu di QS 5:6 

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan ni'mat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur. (QS 5:6)
Di QS 5:6 tercantum bahwa jika tidak ada air hendaklah bersihkan diri dengan tanah.

Muhammad Mengutip dari Talmud Berachoth 46, dimana dikatakan bahwa “orang dapat membersihkan diri dengan tanah”.

Jiplak 10. Aturan Azan
QS 17:110 menyatakan bahwa sembahyang tidak boleh dilakukan dengan suara yang keras.  Lengkapnya :

110
"Katakanlah: 'Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al asmaa-ul husna (nama-nama yang terbaik); dan jangan kamu mengeraskan suaramu dalam shalatmu, dan janganlah pula merendahkannya, dan carilah jalan tengah di antara kedua itu'." – (QS.17:110)
قُلِ ادْعُوا اللَّهَ أَوِ ادْعُوا الرَّحْمَنَ أَيًّا مَا تَدْعُوا فَلَهُ الأسْمَاءُ الْحُسْنَى وَلا تَجْهَرْ بِصَلاتِكَ وَلا تُخَافِتْ بِهَا وَابْتَغِ بَيْنَ ذَلِكَ سَبِيلا
Quliid'uullaha awiid'uur-rahmana ai-yan maa tad'uu falahul asmaa-ul husna walaa tajhar bishalaatika walaa tukhaafit bihaa waabtaghi baina dzalika sabiilaa

Sirah ini tercantum dan dikutip Muhaammad dari Berachoth 31:2.

Jiplak 11. Aturan Cerai

QS 2:228
menetapkan masa tunggu selama 3 bulan sebelum wanita yang baru bercerai dapat menikah lagi.

بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ ۚ وَبُعُولَتُهُنَّ أَحَقُّ بِرَدِّهِنَّ فِي ذَٰلِكَ إِنْ أَرَادُوا إِصْلَاحًا ۚ وَلَهُنَّ مِثْلُ الَّذِي عَلَيْهِنَّ بِالْمَعْرُوفِ ۚ وَلِلرِّجَالِ عَلَيْهِنَّ دَرَجَةٌ ۗ وَاللَّهُ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

waalmuthallaqaatu yatarabbashna bi-anfusihinna tsalaatsata quruu-in walaa yahillu lahunna an yaktumna maa khalaqa allaahu fii arhaamihinna in kunna yu/minna biallaahi waalyawmi al-aakhiri wabu’uulatuhunna ahaqqu biraddihinna fii dzaalika in araaduu ishlaahan walahunna mitslu alladzii ‘alayhinna bialma’ruufi walilrrijaali ‘alayhinna darajatun waallaahu ‘aziizun hakiimun

Wanita-wanita yang ditalak handaklah menahan diri (menunggu) tiga kali quru’. Tidak boleh mereka menyembunyikan apa yang diciptakan Allah dalam rahimnya, jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat. Dan suami-suaminya berhak merujukinya dalam masa menanti itu, jika mereka (para suami) menghendaki ishlah. Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf. Akan tetapi para suami, mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

Muhammad mengutip mentah Hukum yang Tertulis di Misha Jabhamoth 4:10

Jiplak 12. Aturan Nikah

Hukum nikah QS 2:221
Surat Al-Baqarah [2:221]

[Seruan agar mumin TIDAK menikahi wanita musryik]

وَلَا تَنْكِحُوا الْمُشْرِكَاتِ حَتَّىٰ يُؤْمِنَّ ۚ وَلَأَمَةٌ مُؤْمِنَةٌ خَيْرٌ مِنْ مُشْرِكَةٍ وَلَوْ أَعْجَبَتْكُمْ ۗ وَلَا تُنْكِحُوا الْمُشْرِكِينَ حَتَّىٰ يُؤْمِنُوا ۚ وَلَعَبْدٌ مُؤْمِنٌ خَيْرٌ مِنْ مُشْرِكٍ وَلَوْ أَعْجَبَكُمْ ۗ أُولَٰئِكَ يَدْعُونَ إِلَى النَّارِ ۖ وَاللَّهُ يَدْعُو إِلَى الْجَنَّةِ وَالْمَغْفِرَةِ بِإِذْنِهِ ۖ وَيُبَيِّنُ آيَاتِهِ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ

walaa tankihuu almusyrikaati hattaa yu/minna wala-amatun mu/minatun khayrun min musyrikatin walaw a’jabatkum walaa tunkihuu almusyrikiina hattaa yu/minuu wala’abdun mu/minun khayrun min musyrikin walaw a’jabakum ulaa-ika yad’uuna ilaa alnnaari waallaahu yad’uu ilaa aljannati waalmaghfirati bi-idznihi wayubayyinu aayaatihi lilnnaasi la’allahum yatadzakkaruuna

Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.

Sama dengan Talmud Kethuboth 40:1.

Jiplak 13. Aturan Menyusui
Baik Islam maupun Yudaisme menuntut wanita untuk menyusui bayinya sampai usia 2 tahun. Ini tertera di

QS 31:14
"Dan Kami perintahkan kepada manusia, (untuk berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Ku-lah kembalimu." – (QS.31:14)
وَوَصَّيْنَا الإنْسَانَ بِوَالِدَيْهِ حَمَلَتْهُ أُمُّهُ وَهْنًا عَلَى وَهْنٍ وَفِصَالُهُ فِي عَامَيْنِ أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ
Wawash-shainaa-insaana biwaalidaihi hamalathu ummuhu wahnan 'ala wahnin wafishaaluhu fii 'aamaini aniisykur lii waliwaalidaika ilai-yal mashiir(u)

QS 2:233

[Seruan Allah agar menyusukan anaknya selama dua tahun penuh]

وَالْوَالِدَاتُ يُرْضِعْنَ أَوْلَادَهُنَّ حَوْلَيْنِ كَامِلَيْنِ ۖ لِمَنْ أَرَادَ أَنْ يُتِمَّ الرَّضَاعَةَ ۚ وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ ۚ لَا تُكَلَّفُ نَفْسٌ إِلَّا وُسْعَهَا ۚ لَا تُضَارَّ وَالِدَةٌ بِوَلَدِهَا وَلَا مَوْلُودٌ لَهُ بِوَلَدِهِ ۚ وَعَلَى الْوَارِثِ مِثْلُ ذَٰلِكَ ۗ فَإِنْ أَرَادَا فِصَالًا عَنْ تَرَاضٍ مِنْهُمَا وَتَشَاوُرٍ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِمَا ۗ وَإِنْ أَرَدْتُمْ أَنْ تَسْتَرْضِعُوا أَوْلَادَكُمْ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ إِذَا سَلَّمْتُمْ مَا آتَيْتُمْ بِالْمَعْرُوفِ ۗ وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

waalwaalidaatu yurdhi’na awlaadahunna hawlayni kaamilayni liman araada an yutimma alrradaa‘ata wa’alaa almawluudi lahu rizquhunna wakiswatuhunna bialma’ruufi laa tukallafu nafsun illaa wus’ahaalaa tudaarra waalidatun biwaladihaa walaa mawluudun lahu biwaladihi wa’alaa alwaaritsi mitslu dzaalika fa-in araadaa fishaalan ‘an taraadin minhumaa watasyaawurin falaa junaaha ‘alayhimaa wa-in aradtum an tastardhi’uu awlaadakum falaa junaaha ‘alaykum idzaa sallamtum maa aataytum bialma’ruufi waittaquu allaaha wai‘lamuu anna allaaha bimaa ta’maluuna bashiirun

Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.


ATURAN MENYUSUI INI JUGA TERTULIS  di Kethuboth 60:1.

Itukah yang dinamakan wahyu Allah SWT ?????

Alquran Hasil Jiplakan Part 7 dan Part 8

Jiplak Part 7

Aturan Sholat

Shalat dapat dilakukan pada saat berdiri, berjalan atau bahkan sedang mengendarai. , 3:39 dan 10:89.

Surat Al-Baqarah [2:239]

[Sholatlah sambil berjalan /berkendara manakala dirimu dalam keadaan takut]

فَإِنْ خِفْتُمْ فَرِجَالًا أَوْ رُكْبَانًا ۖ فَإِذَا أَمِنْتُمْ فَاذْكُرُوا اللَّهَ كَمَا عَلَّمَكُمْ مَا لَمْ تَكُونُوا تَعْلَمُونَ

fa-in khiftum farijaalan aw rukbaanan fa-idzaa amintum faudzkuruu allaaha kamaa ‘allamakum maa lam takuunuu ta’lamuuna
 
Juga Surah 3 Ayat 39 serta Surah 10 ayat 89

Muhammad meminjam aturan ini dari Berachoth 10


Jiplak Part 8

Ketaatan

Ketaatan melakukan ibadah tidaklah mutlak jika dalam keadaan terjepit, dan hal ini tidak dianggap dosa.
QS 4:102


"Dan apabila kamu berada di tengah-tengah mereka (sahabatmu), lalu kamu hendak mendirikan shalat bersama-sama mereka, maka hendaklah segolongan dari mereka, berdiri (shalat) besertamu dan menyandang senjata, kemudian apabila mereka (yang shalat besertamu), sujud (telah menyempurnakan se-rakaat), maka hendaklah mereka pindah dari belakangmu (untuk menghadapi musuh), dan hendaklah datang golongan yang kedua yang belum bershalat, lalu bershalatlah mereka denganmu, dan hendaklah mereka bersiap siaga dan menyandang senjata. Orang-orang kafir ingin, supaya kamu lengah terhadap senjatamu dan harta bendamu, lalu mereka menyerbu kamu dengan sekaligus. Dan tidak ada dosa atasmu meletakkan senjata-senjatamu, jika kamu mendapat sesuatu kesusahan, karena hujan, atau karena kamu memang sakit; dan siap siagalah kamu. Sesungguhnya, Allah telah menyediakan azab yang menghinakan, bagi orang-orang kafir itu." – (QS.4:102)
وَإِذَا كُنْتَ فِيهِمْ فَأَقَمْتَ لَهُمُ الصَّلاةَ فَلْتَقُمْ طَائِفَةٌ مِنْهُمْ مَعَكَ وَلْيَأْخُذُوا أَسْلِحَتَهُمْ فَإِذَا سَجَدُوا فَلْيَكُونُوا مِنْ وَرَائِكُمْ وَلْتَأْتِ طَائِفَةٌ أُخْرَى لَمْ يُصَلُّوا فَلْيُصَلُّوا مَعَكَ وَلْيَأْخُذُوا حِذْرَهُمْ وَأَسْلِحَتَهُمْ وَدَّ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْ تَغْفُلُونَ عَنْ أَسْلِحَتِكُمْ وَأَمْتِعَتِكُمْ فَيَمِيلُونَ عَلَيْكُمْ مَيْلَةً وَاحِدَةً وَلا جُنَاحَ عَلَيْكُمْ إِنْ كَانَ بِكُمْ أَذًى مِنْ مَطَرٍ أَوْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَنْ تَضَعُوا أَسْلِحَتَكُمْ وَخُذُوا حِذْرَكُمْ إِنَّ اللَّهَ أَعَدَّ لِلْكَافِرِينَ عَذَابًا مُهِينًا
Wa-idzaa kunta fiihim faaqamta lahumush-shalaata faltaqum thaa-ifatun minhum ma'aka walya'khudzuu aslihatahum fa-idzaa sajaduu falyakuunuu min waraa-ikum walta'ti thaa-ifatun ukhra lam yushalluu falyushalluu ma'aka walya'khudzuu hidzrahum waaslihatahum waddal-ladziina kafaruu lau taghfuluuna 'an aslihatikum waamti'atikum fayamiiluuna 'alaikum mailatan waahidatan walaa junaaha 'alaikum in kaana bikum adzan min matharin au kuntum mardha an tadha'uu aslihatakum wakhudzuu hidzrakum innallaha a'adda lilkaafiriina 'adzaaban muhiinan

ini tercantum di Mishnah Berchoth 4:4


Alquran Adalah Hasil Jiplakan Part 7

Aturan Sholat


 
 
 
 
 
 
 
 
 
Shalat dapat dilakukan pada saat berdiri, berjalan atau bahkan sedang mengendarai. , 3:39 dan 10:89.

Surat Al-Baqarah [2:239]

[Sholatlah sambil berjalan /berkendara manakala dirimu dalam keadaan takut]

فَإِنْ خِفْتُمْ فَرِجَالًا أَوْ رُكْبَانًا ۖ فَإِذَا أَمِنْتُمْ فَاذْكُرُوا اللَّهَ كَمَا عَلَّمَكُمْ مَا لَمْ تَكُونُوا تَعْلَمُونَ

fa-in khiftum farijaalan aw rukbaanan fa-idzaa amintum faudzkuruu allaaha kamaa ‘allamakum maa lam takuunuu ta’lamuuna
 
Juga Surah 3 Ayat 39 serta Surah 10 ayat 89

Muhammad meminjam aturan ini dari Berachoth 10

Alquran Adalah Hasil Jiplakan Part 6

Aturan Sembahyang

Ajaran Muslim
Surah An-Nisaa ayat 46 Menyatakan bahwa Muslim tidak boleh sembahyang jika mereka mabuk, habis buang air besar, atau menyentuh wanita.
"Yaitu orang-orang Yahudi, mereka mengubah perkataan dari tempat-tempatnya. Mereka berkata: 'Kami mendengar, tetapi kami tidak mau menurutinya'. Dan (mereka mengatakan pula): 'Dengarlah', sedang kamu sebenarnya tidak mendengar apa-apa. Dan (mereka mengatakan): 'Raa'ina', dengan memutar-mutarkan lidahnya, dan mencela agama. Sekiranya mereka mengatakan: 'Kami mendengar dan patuh, dan dengarlah, dan perhatikanlah kami', tentulah itu lebih baik bagi mereka, dan lebih tepat, akan tetapi Allah mengutuk mereka, karena kekafiran mereka. Mereka tidak beriman, kecuali iman yang sangat tipis." – (QS.4:46)
مِنَ الَّذِينَ هَادُوا يُحَرِّفُونَ الْكَلِمَ عَنْ مَوَاضِعِهِ وَيَقُولُونَ سَمِعْنَا وَعَصَيْنَا وَاسْمَعْ غَيْرَ مُسْمَعٍ وَرَاعِنَا لَيًّا بِأَلْسِنَتِهِمْ وَطَعْنًا فِي الدِّينِ وَلَوْ أَنَّهُمْ قَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا وَاسْمَعْ وَانْظُرْنَا لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ وَأَقْوَمَ وَلَكِنْ لَعَنَهُمُ اللَّهُ بِكُفْرِهِمْ فَلا يُؤْمِنُونَ إِلا قَلِيلا
Minal-ladziina haaduu yuharrifuunal kalima 'an mawaadhi'ihi wayaquuluuna sami'naa wa'ashainaa waasma' ghaira musma'in waraa'inaa lai-yan bialsinatihim watha' nan fiiddiini walau annahum qaaluuu sami'naa waatha'naa waasma' waanzhurnaa lakaana khairan lahum waaqwama walakin la'anahumullahu bikufrihim falaa yu'minuuna ilaa qaliilaa
Larangan2 yang sama bisa dilihat di Berachoth 31:2 dan 111:4 dan Erubin 64.

Friday, February 17, 2017

Alquran Adalah Hasil Jiplakan Part 5

Makan Minum Dan Seks Saat Puasa


Aturan makan, minum dan berhubungan seks saat puasa di bulan Ramadhan, QS 2:187 

"Dihalalkan bagi kamu pada malam hari puasa, bercampur dengan istri-istri kamu, mereka itu adalah pakaian, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka, dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah, hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam, (maka) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu (banyak-banyaklah) beri'tikaf dalam masjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertaqwa." – (QS.2:187)

Surah Al baqarah di atas diambil dari doa Shema yang tertulis di
Mishnah Berachoth 1:2

מאימתי קורין את שמע בשחרית משיכיר בין תכלת ללבן רבי אליעזר אומר בין תכלת לכרתי וגומרה עד הנץ החמה. רבי יהושע אומר עד שלש שעות. שכן דרך בני מלכים לעמוד בשלש שעות הקורא מכאן ואילך לא הפסיד כאדם הקורא בתורה:

From when may one recite Shema in the morning? From when one can distinguish between Tekhelet [purple-blue wool] and white. Rabbi Eliezer says: [The earliest time for Shema is when one can distinguish] between Tekhelet and the color of leek, and one must finish reciting it by sunrise. Rabbi Yehoshua says: [One may recite Shema] until three hours [of the day], for such is the way of the sons of kings, to arise at the third hour. If one recites [Shema] later than this, he has not lost out, [but rather is] like one who reads the Torah.

Terjemahan Bebas Mishnah Berachoth 1:2

"Dari saat mungkin satu melafalkan Shema di pagi hari? Dari ketika seseorang dapat 
membedakan antara tekelet [ungu-biru wol] dan putih. 
Rabbi Eliezer mengatakan: [paling awal waktu untuk Shema adalah ketika 
seseorang dapat membedakan] antara tekelet dan warna daun bawang, 
dan satu harus selesai melafalkan dengan matahari terbit. 
Rabbi Yehoshua mengatakan: [Satu mungkin melafalkan Shema] sampai tiga jam [hari], 
untuk seperti adalah cara anak-anak raja, timbul pada jam ketiga. 
Jika seseorang melafalkan [Shema] lebih dari ini, 
dia belum kalah, [melainkan adalah] seperti orang yang membaca Taurat"

Alquran Adalah Hasil Jiplakan Part 4

Surat Al-Maa-idah ayat 32

Muhammad selain mengutip dongeng2, syair2 pra Islam, dalam Qurannya, Muhammad juga mengutip terutama dari kitab2 Yahudi sebab memang ia bergaul dengan Pendeta Waraqah yang menterjemahkan buku-buku Yahudi;

Oleh sebab itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. (QS 5:32)

Ayat diatas dikutip dari Mishnah, Sanhedrin 4: 5
Karena alasan ini, manusia [yaitu yang pertama] diciptakan sendiri untuk mengajar bahwa siapapun menghancurkan hidup sesorang seolah-olah ia telah membinasakan keseluruhan alam semesta, dan siapapun menyelamatkan jiwa seseorang seolah-olah ia telah menyelamatkan keseluruhan alam semesta. Lagipula [manusia yang pertama diciptakan sendiri] demi damai antar manusia, sehingga tak seorangpun bisa berkata kepada yang lain, "Nenek moyang ku adalah lebih besar dari nenek moyangmu"... [Namun untuk alasan lain] adalah untuk memproklamirkan kebesaran Yang Maha Kudus, Dia lah yang memberkati…

Bagi orang yang bijak dan berfikir serta pintar tentunya ! maka bisa menganalisa secara cermat bahwa penjiplakan ini adalah benar 

Alquran Adalah Hasil Jiplakan Part 3

Mengapa Qur’an Memuat Dongeng Yahudi?
Qur’an Sura An Naml 27:17- 24
17. Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia & burung lalu mereka itu diatur dengan tertib
18. Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berbicaralah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke sarang2mu, agar kamu tdk diinjak oleh Sulaiman & tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari";
19. maka dia tersenyum dgn tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia berdoa: "Ya Tuhanku berilah aku ilham utk tetap mensyukuri nikmat Mu yg telah Engkau anugerahkan kepadaku & kepada dua org ibu bapakku & utk mengerjakan amal saleh yg Engkau ridhai..."
20. Dan dia memeriksa burung2 lalu berkata: "Mengapa aku tdk melihat hud2, apakah dia termasuk yg tdk hadir.
21. Sungguh aku benar2 akan mengazabnya dgn azab yg keras atau benar2 menyembelihnya kecuali jika benar2 dia datang kepadaku dgn alasan yg terang."
22. Maka tdk lama kemudian, lalu ia berkata: "Aku sudah mengetahui sesuatu yg kamu belum mengetahuinya; dan kubawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yg diyakini.
23. Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yg  memerintah mereka, dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgasana yg besar.
24. Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah; dan syaitan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan2 mereka lalu menghalangi mereka dari jalan (Allah), sehingga mereka tdk dpt petunjuk

Dalam Alkitab, Sulaiman (Salomo) adlh putra Daud yg menjadi raja Israel setelah ayahnya wafat. Dia adlh raja yg sgt berhikmat dan pada masa pemerintahannya ia berhasil membangun Bait Suci yg megah, serta istana & taman2 raja yg sgt indah. Alkitab juga mencatat bagaimana seorang ratu dari kerajaan Ethiopia, yaitu ratu Syeba dtg utk melihat kemegahan istana dan kerajaan Sulaiman (I Raja-raja 10)
Tetapi di seluruh Alkitab, tak ada satu pun ayat yg menyatakan bhw ia memiliki tentara yg terdiri dari para jin & burung, atau bhw Sulaiman memiliki kemampuan utk dpt mengerti bahasa hewan.

Kisah yg dicatat dlm Quran sura An Naml 27:17-24 diatas, sesungguhnya berasal
II Targum Esther (Targum Sheni), yg merupakan kumpulan dongeng atau mitologi Yahudi.

Ada kontroversi antara para sarjana mengenai tanggal penulisan Targum Sheni.
S. Gelbhaus mengatakan Targum Sheni ditulis pada periode Amoraik, yaitu di abad ke-4 M.
P Cassel mengatakan diabad ke-6 M.
L. Munk bahkan menyebutkan lebih jauh lagi, yaitu di abad ke-11 M, atau 5 abad setelah kematian Muhammad.
The Encyclopaedia Judaica mengatakan di akhir abad ke-7 atau awal abad ke-8 M.

Kebanyakan dari kontroversi ini berpusat pada apakah kemiripannya dgn kisah Quran mendukung pendapat bahwa kisah ini ditulis sebelum atau setelah Quran, yg dgn demikian menyimpulkan bahwa baik Targum maupun Quran memberi dukungan kepada satu sama lain.

Bentuk linguistic teks Aramaik (Galilea), dimana dlm Targum ini terkandung banyak kata-kata bahasa Yunani, dianggap sebagai argumen yg paling kuat bahwa cerita mitos ini ditulis sebelum penulisan Quran, dan bahwa Quran-lah yg sesungguhnya memplagiat kisah ini, bukan sebaliknya. (BACA WIKIPEDIA)

Quran senantiasa diklaim oleh umat Muslim selalu mengklaim Alquran sebagai kitab suci yg maha sempurna, paling sakral, terpelihara (Kitabbim Maknuun), Nyata (Kitabbim Mubiin), berotoritas dan kekal; karena ditulis langsung oleh tangan ALLAH dan disimpan disisiNya di Lauhul Mahfuz (Ummu al Kitab/Induk Kitab)…sebelum diturunkan melalui malaikat Jibril kepada Muhammad, dlm kurun waktu 23 tahun pelayanan nabi Muhammad.

Maka Perlu di pertanyakan :
Jika Qur’an itu maha sempurna, terpelihara & kekal; mengapa dongeng-dongeng org Yahudi ttg Sulaiman yg memiliki tentara jin & burung2, dan yg dpt mengerti bahasa hewan (burung dan semut), dpt masuk dan tercatat di dlm 'kitab suci' umat Muslim ini?
Jika umat Muslim mempercayai kisah Sulaiman ini sebagai wahyu ALLAH, tentunya tdk sulit juga bagi mereka mempercayai kisah Sangkuriang yg menendang sebuah perahu sehingga terjadilah gunung Tangkuban Perahu, bukan ?

Alquran Adalah Hasil Jiplakan Part 2


Tiada Tuhan Selain  Allah


Perhatikan , Ini Perkataan Allah Kepada Musa, Bukan Muhammad SAW,  :
“Aku adalah YAHWEH” (Kel. 6:6, 20:2, Ul 5:6),
Namun kisah Musa ini dijiplak Muhammad SAW  menjadi
“Aku adalah ALLAH” (Qs.28:30),

Sekali lagi Awas dan perhatikan 
“Tiada Allah selain YAHWEH” (Yes 45:5, Ul.4:35, Kel.20:3),
Dan Muhammad telah menconteknya menjadi shahadat-sontekan: “Tiada tuhan selain ALLAH”

Penyesatan yang sangat kreatif bukan ??
Mari kita mengkaji dgn kritis & sepenuh hikmat tentang Yesus yang sejati.
Yesus berpesan wanti-wanti: “Waspadalah supaya jangan ada org yang menyesatkan kamu!” ( Injil Matius 24:4 ).
Manusia kalah siasat kalau berhadapan dgn setan.
Maka peganglah sosok yg paling ditakuti oleh setan. SIAPAKAH DIA ?

Muhammad-kah >> Muhammad yang uma mampu minta perlindungan Allah terhadap gangguan setan ?
Baca Surat 113, 114.
ATAU
YESUS yang berkuasa mengusir setan
Baca Injil Markus 1:23-27; 9:14-29, dll).

Taruhan Anda teramat besar sekali bila anda melecehkan atau tak memperdulikan peringatan Yesus

Alquran Adalah Hasil Jiplakan Part 1



Asal Mula Azan berdasarkan Sumber Islam


HADIS SAHIH BUKHARI, Buku 11, No 578:
Ibnu Umar berkata; "Saat kaum muslimin datang di Madinah, mereka berkumpul. Kemudian, mereka menentukan waktu shalat, saat itu belum ada panggilan untuk shalat (azan). Pada suatu hari mereka berbincang tentang hal itu. Sebagian dari mereka berkata, 'Ambillah lonceng seperti lonceng (gereja) orang Nasrani.' Sebagian lagi mereka berkata, 'Pakai terompet saja seperti terompet orang Yahudi.' Umar berkata, 'Apakah kalian tidak mengutus seorang laki-laki yang memanggil untuk shalat? Rasulullah. berkata, 'Hai Bilal, berdirilah, panggilah (azanlah) untuk shalat!'"

HADIS SAHIH MUSLIM, Buku 004, No 0735:
Ibnu Umar berkata; Saat orang-orang Islam tiba di Madinah, mereka berkumpul kemudian memperkirakan waktu salat. Tidak ada satu orangpun yang menyeru untuk salat. Pada suatu hari mereka memperbincangkan hal itu. Sebagian mereka berkata: Gunakanlah lonceng seperti lonceng orang-orang Kristen. Sebagian yang lain berkata: Gunakanlah terompet seperti terompet orang-orang Yahudi. Kemudian Umar berkata: Mengapa kalian tidak menyuruh seseorang agar berseru untuk sholat? Rasulullah berkata: “Hai Bilal, bangunlah dan serulah mereka untuk salat.”

HADIS SAHIH BUKHARI, Buku 11, No 577:
Anas bin Malik berkata, "Pada saat orang-orang sudah banyak", ia mengatakan selanjutnya, "Mereka mengusulkan supaya mengetahui waktunya untuk shalat telah tiba, dengan suatu tanda yang mereka kenal. Ada yang mengusulkan dengan cara menyalakan api atau membunyikan lonceng/bel. (Mereka menyebut cara cara orang Yahudi dan orang-orang Nasrani ). Maka, Bilal disuruh untuk menggenapkan (dua kali-dua kali) azan dan menggasalkan (satu kali-satu kali) iqamah, kecuali lafal-lafal iqamat, "Qad qaamatish shalaah."

SEPERTI BIASA MUHAMMAD SAW,  MENGUTIP AJARAN YAHUDI DAN KRISTEN.
NAH APA YG DI JIPLAK ?? 
YAITU IDE "CARA MEMANGGIL ORANG SUPAYA INGAT SHALAT"

Perlu diketahui bahwa ide ide itu di berikan oleh Orang Orang Jahudi dan Kristen yang mualaf (masuk islam)
BERARTI SEANDAINYA CARA ORANG NASRANI DAN JAHUDI YAITU DENGAN MEMBUNYIKAN lONCENG DAN TEROMPET TIDAK ADA SAAT ITU .. ITU ARTINYA AZAN JUGA TIDAK AKAN ADA !! BETUL BUKAN ???
Propellerads